oleh

Zetsplayers Tarigan: Rumah Ibadah Kebutuhan Nyata Bagi Umat Beragama di Indonesia

JakartaInframe.com – Anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Depok, Zetsplayers Tarigan mengatakan jika FKUB wilayah Kota Depok adalah yang terbesar di Indonesia dalam merekomendasikan pendirian rumah ibadah seperti gereja dan lainnya.

“Karena selama ini banyak jemaat yang belum memahami persoalan ini. Sehingga, jemaat merasa ada hambatan-hambatan yang harus dilalui,” ujar Kabiro Hukum PGIS Depok ini, di Depok minggu (16/05/2021).

Sementara, kesepakatan bersama ini, kata dia sudah dibangun oleh Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri lewat Peraturan Bersama Menteri (PBM) No. 7 dan No. 8 Tahun 2006.

“Peraturan ini, masih banyak juga belum dipahami oleh birokrasi, seperti tingkat lurah pun belum banyak yang memahaminya,” kata Zetsplayers.

Berdasarkan peraturan yang ada, dengan 90 jemaat dan persetujuan 60 tetangga tempat rumah ibadah yang akan dibangun.

“Jika belum memenuh dari 90 umat, maka bisa diambil dari kelurahan hingga ke kecamatan hingga mencapai 90 umat,” jelasnya.

Bagaimanapun, kata Zetsplayers, kebutuhan rumah ibadah adalah sebuah kebutuhan nyata bagi umat beragama di Indonesia.

“Itu menunjukkan rumah ibadah adalah sebagai media pemersatu kita,” pungkasnya.

Untuk itu, kata Ketua Dewan Kehormatan Notaris Kota Depok ini, Kota Depok kedepan semakin terciptanya toleransi keberagaman umat antar agama.

“Kita bisa saling menguatkan satu dengan yang lain, walaupun beda keyakinan,” katanya.

Dia juga menyinggung, di hari raya Idul Fitri, meluangkan waktu untuk bersilaturahmi kepada tokoh-tokoh agama yang ada di kota Depok dan sekitarnya.

“Lebaran pertama kami ke KH Sahroni, KH Kholadi dan seterusnya,” pungkas alumni Unpad ini.

Diketahui, FKUB Depok juga pernah mendapat apresiasi dari Watimpres Istana Merdeka karena sebuah forum yang merekomendasi rumah ibadah terbesar di Indonesia.

Komentar

News Feed