oleh

Kisah Syekh Ali Jaber yang Selamatkan Pelaku Penikaman dari Amuk Massa

JakartaInframe.com – Syekh Ali Jaber, pendakwah dengan pembawaan sejuk ini mengalami kejadian malang setelah diserang orang tak dikenal saat mengisi kajian di Bandar Lampung Minggu (13/9).

Memang ia seorang ulama yang harus menjadi panutan, saat kejadian itu, Syekh Ali Jaber bisa saja membalas dendam kepada pelaku. Tapi hal tersebut tidak dilakukan, malahan dirinya “menyelamatkan” pelaku dari amuk massa.

Syekh Ali Jaber menuturkan, segala sesuatu bila dibalas dengan hal yang sama akan berbuah tak baik. Dengan kondisi tangan terluka, ia melerai jemaah yang memukuli pelaku.

Bisa dibayangkan bagaimana nasib si pelaku apabila Syekh Ali Jaber tak melerai reaksi para jamaah yang sedang marah kala itu.

“Saya tidak suka membalas dendam. Saya bilang setop, kasihan. Dia memang salah tapi bukan begitu caranya,” beri tahu Syekh Ali Jaber saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Deddy Corbuzier yang diunggah Rabu (16/9).

Syekh Ali Jaber berpendapat, meski bersalah, pelaku penikaman yang diketahui bernama Alpin Andrian, juga manusia. Tak seharusnya diperlakukan tidak manusiawi.

Karenanya Syekh Ali Jaber meminta jemaah yang hadir tidak main hakim sendiri dan menyerahkannya ke pihak berwajib.

“Saya bilang dia tetap manusia. Mohon diamankan dan dibawa ke aparat kepolisian,” Syekh Ali Jaber mengenang.

Saat terjadi penikaman, Syekh Ali Jaber tidak panik atau resah. Ia malah merasa hatinya tenang. Pun Syekh Ali Jaber tidak mendendam pelaku.

“Saya jujur saja saat kejadian ini, rasa saya tenang, adem. Jadi enggak merasa gelisah dan trauma. Santai dan justru yang saya pikirkan dia (pelaku). Alhamdulillah Allah kasih ketenangan yang luar biasa saat itu,” sambung Syekh Ali Jaber.

Ucap syukur keluar dari mulut Syekh Ali Jaber meski nyawanya dalam bahaya. Baginya, apapun yang terjadi adalah bagian takdir yang sudah dituliskan Allah untuk manusia.

“Saya sudah habis kejadian itu enggak pikir lagi. Ketika sedang dalam musibah saya tetap ucapkan alhamdulillah. Saya pikir itu takdir dari Allah yang saya harus terima,” pungkasnya.

 

Komentar

News Feed