oleh

Banyak yang Mempolitisasi Pernyataan Luhut Panjaitan Terkait PPKM

JakartaInframe.com – Berulang kali Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan sebagai Kordinator PPKM Darurat menyatakan bahwa PPKM Darurat sekarang yang sedang terlaksana dalam kondisi terkendali.

“Pernyataan terkendali itu kemudian banyak ditafsirkan secara serampangan oleh beberapa pihak yang memang selalu ingin mempolitisasi keadaan untuk menyerang pemerintah khususnya menyerang Jokowi sebagai Presiden dan Luhut sebagai Koordinator PPKM,” ungkap Ferdinand Hutahaean, Ketua Yayasan Keadilan Masyarakat, melalui siaran pers (15/7/2021).

Menurut Ferdinand, apa yang dimaksud oleh Luhut terkendali dipahami salah dan sempit. Pihak yang mempolitisasi hanya mengambil makna dari angka positif Covid yang masih tetus naik setiap hari.

“Padahal kata terkendali itu maksudnya luas dan integrasi beberapa langkah penanggulangan Covid. Misalnya penyediaan dan penambahan fasilitas Rumah Sakit Darurat, penyaluran bantuan kepada masyarakat, penyediaan kekurangan oksigen, penyediaan obat-obatan, pengendalian aktivitas masyarakat, penyekatan dan berbagai hal yang harus diintegrasikan dalam menanggulangi covid. Semua terkendali dan terintegrasi,” jelas Ferdinand.

Jadi, lanjut dia, jangan hanya dilihat dari sudut angka positif Covid hariannya, kalau hanya melihat dari angka positif, maka sempit sekali pemikiran orang-orang yang berupaya menyerang pemerintah dengan mempolitisasi yang tak patut dipolitisasi apalagi pemahaman yang rendah terhadap pernyataan pak Luhut.

“Maka kepada pihak-pihak yang ingin mempolitisasi kata terkendali itu sebaiknya betul-betul pahami dulu maknanya sebelum berkomentar. Jangan bikin malu karena pemahaman sempit. Pemahaman itu menunjukkan kualitas nalar dan kapasitas berpikir. Malulah punya nalar sempit,” pungkas Ferdinand.

Komentar

News Feed