https://jakartainframe.com/ 70 kios loksem samping UNTAR dibongkar oleh petugas Pemprov DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya penataan kawasan. Pembongkaran ini dilakukan di area yang berada tepat di samping Universitas Tarumanegara (UNTAR), Grogol, Jakarta Barat. Lokasi tersebut selama bertahun-tahun menjadi tempat usaha bagi banyak pedagang kecil yang menggantungkan hidup dari kios loksem tersebut.
Menurut keterangan pemerintah daerah, 70 kios loksem samping UNTAR dibongkar karena dianggap melanggar aturan pemanfaatan lahan. Selain itu, keberadaan kios juga dinilai mengganggu estetika kota dan menutup sebagian akses publik di kawasan kampus. Oleh karena itu, penertiban dilakukan untuk mengembalikan fungsi ruang terbuka dan menata kawasan agar lebih tertib.
Namun, proses pembongkaran ini tidak lepas dari keluhan para pedagang. Mereka mengaku terkejut dan merasa kehilangan mata pencaharian mendadak. Sebagian pedagang menyampaikan bahwa mereka sudah lama menempati kios tersebut dan menyayangkan keputusan sepihak. Mereka berharap pemerintah dapat menyediakan tempat relokasi yang layak agar tetap bisa berjualan dan menghidupi keluarga.
Pejabat terkait menegaskan bahwa sebelum 70 kios loksem samping UNTAR dibongkar, pemberitahuan sudah diberikan kepada pedagang. Pemerintah juga memastikan adanya upaya relokasi bertahap sehingga pedagang tidak sepenuhnya kehilangan pekerjaan. Meski demikian, pelaksanaan di lapangan tetap menyisakan rasa kecewa bagi sebagian warga yang terdampak.
Pembongkaran ini juga menimbulkan perhatian publik karena berada di lingkungan kampus besar. Banyak mahasiswa UNTAR yang selama ini menjadi pelanggan kios merasakan dampak langsung, terutama dari segi pilihan kuliner terjangkau.

Pada akhirnya, penataan ruang kota memang dibutuhkan, tetapi harus sejalan dengan solusi kemanusiaan. Keputusan 70 kios loksem samping UNTAR dibongkar menjadi pengingat pentingnya komunikasi, musyawarah, dan relokasi yang adil agar semua pihak dapat merasakan manfaat dari pembangunan kota.
